Listen

My New Novel

Bertemu Hesse di Goethe

10:29:00 PM Nikotopia 0 Comments

Kesunyian menyergap ketika saya memasuki ruangan penuh kursi dan beberapa orang yang membawa mimpi. Sunyi yang kuyup. Nyaman melingkup. Ada tumpukan buku memijarkan cahaya, berbisik halus seperti undangan untuk dibaca. Seorang wanita bersuara tulus, dengan sedikit humor menawarkan buku itu. Saya membeli dan terpaku.




Gong berbunyi buru-buru saya menyapa kopi, di meja luar ada wanita cantik menawarkan sekerat roti. Roti dari jerman. Terima kasih saya mengurai senyuman.  



Saya ajak kopi duduk dalam gelas kertas, bersama kertas acara dan buku bersampul batik yang menguarkan wangi cahaya.

Wanita cantik membuka kelambu acara. Melesatkan kebahagiaannya atas kedatangan kami semua. Sesaat saya membayangkan kami adalah perkumpulan Dead Poet Society. 



Sunyi menepi, ketika Pak Trum membaca satu sajak Hesse dalam bahasa jerman, Pak Agus membacakan terjemahan. Saat itu saya memejam, ada gaung dari jauh, bertemulah saya dengan Hermann Hesse yang teduh. 



Obrolan pun terjadi, saya mencoba bertanya tentang sajak Hesse yang saya cintai dan pertemuan saya dengan Hesse lewat Siddhartha, Journey To The East, dan Demian. Lalu waktu mengelabui, di balik pintu kaca, malam tersenyum penuh arti. Acara pun harus undur diri.



Semoga kelak bisa bertemu, Pak Trum dan Pak Agus R. Sarjono lagi. Yang membukukan karya Penyair-Penyair Jerman yang mencintai Puisi.




29.11.2015.

0 comments: